Kapolda: Pileg-Pilpres, Polri Harus Netral
- Tuesday, March 3, 2009, 13:10
- Warta Jatim
- Add a comment
Bojonegoro – Ancaman serius dilayangkan Kapolda Jatim yang baru, Brigjend Pol Anton Bahrul Alam, kepada anggota Polri jelas pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).
Menurut jenderal bintang satu itu kepada beritajatim.com, Selasa (3/3/2009) disela-sela meninjau banjir di Kabupaten Bojonegoro, bahwa anggota Polri tidak diperbolehkan memihak salah satu calon.
“Walaupun yang maju pada pemilihan itu saudaranya maupun masih family, tetap juga tidak boleh dipihak,” katanya.
Sehingga, netralitas Polri dalam Pilleg maupun Pilpres harus tetap dijaga dan tidak boleh ditinggalkan. Sehingga, pihaknya akan terus menerus menekankannya.
“Kalau nanti masih membangkang, pasti akan ditindak tegas,” terang pria yang mengganti Irjend Pol Herman S Sumawiredja tersebut.
Ditanya mengenai apa tindakan yang akan diberikan kepada mereka yang tidak netral, Kapolda enggan menjelaskan secara rinci. Namun, pada intinya tindakan tegas akan diberikan kepada siapa saja anggota Polri yang tidak netral.
Sementara itu ditanya mengenai pengamanan saat pagelaran Pilleg dan Pilpres, Kapolda Anton menjelaskan, kalau pihaknya akan penuh menyiagakan anggota di lapangan.
“Tetap kita fokus pengamanan. Mulai saat ini, pengamanan telah dilakukan di beberapa titik,” terangnya.
Ditambahkan, kalau kemungkinan beberapa wilayah akan menjadi fokus pengamanan. Diantaranya adalah kota-kota besar yang ada di Jatim maupun perbatasan-perbatasan.
“Salah satunya adalah di wilayah tapal kuda dan sekitarnya yang menjadi fokus pengaman,” sambung Kapolda Anton. [dul/kun]
sumber : http://www.beritajatim.com
About the Author
Kirim komentar
Komentar anda mungkin menunggu moderasi. Tidak perlu mengirim ulang karena akan ditampilkan setelah dimoderasi. Kirim komentar sesuai topik dan tidak melanggar Terms of Use. Tampilkan foto dengan Gravatar


