AYO SIAP DIREMEHKAN

Penulis : Gus Adhim

maluSuatu hari kita pasti pernah merasa kecewa dan sedih karena perlakuan seorang teman. Kita dihina, digosipkan yang jelek, dijauhi, disakiti dengan kata-kata, dibuat malu di depan kelas, dst. Rasanya, hati kita ini sempit dan ingin berontak. Otot menegang, mata memerah, dan kepala mau pecah menahan marah. Pokoknya kita tidak terima. Kita ingin membalasnya dengan tindakan serupa. Kalau perlu kita ajak adu jotos. Kito ingin sekali menonjok wajah dan mulut jeleknya yang membuat kita jadi benci. Menggigit telinganya sampai membekas hingga luka gigitan itu diingatnya sampai tua.

Tapi tunggu !!
Kalau benar jadi kita saling jotos sampai benjol, tulang patah dan luka berdarah-darah, apa iya itu semua sudah bisa menyelesaikan masalah???

Sakit? itu pasti. Biasanya setelah merasa sakit, perasaaan dendam akan tertanam. Penyakit dendam lama sembuhnya.marah1 Apakah enak?? sudah pasti nggak. Hati akan sumpek. Pikiran diaduk-aduk oleh kebencian dan prasangka. Setiap kita ketemu orang yang pernah menyakiti kita, rasanya pengin nonjok dan nendang sekali lagi.. lagi dan lagi.. Sakit dan sakit lagi..

Makanya kawan,
Bapa Guru mengajari kita supaya mau mengalah. Biarkan saja orang menghina, menyakiti atau sirik tidak suka terhadap kita. Asalkan kita tetap berada di jalan yang benar. Jangan membalas perlakuan teman yang menyakitkan.

AYO siap diremehkan !
Kenapa kita harus siap diremehkan??? karena begini ceritanya.
1. Sesungguhnya diri ini awal kejadiannya cuma dicipta dari setetes air hina. Yaitu sperma. Sumber penciptaan kita dari air yang bau dan menjijikkan begitu, lalu kenapa kita tidak mau diremehkan?? pantaskah kita sombong dan melawan bila dihina??

2. Di dalam perut kita ini sejatinya adalah penuh kotoran. Kita ini ibarat kakus berjalan. Iya nggak??? ada darah, sampah makanan, air kencing, bahan baku tai, semua bercampur jadi satu di usus. Hiii… jijik bukan kalau kita membayangkan?? Nah !! kalo sadar itu kenapa kita gak mau diremehkan?? pasti kalau tau itu, kita akan menerima dan ikhlas bila ada orang yang meremehkan, menyakiti, menghina diri kita..

3. Sebentar lagi badan ini akan mati. Dikubur dalam tanah. Kalau sudah dikubur, siapa lagi yang akan menghormati badan kaku kita?? Bahkan cacing, semut, belatung, dan binatang tanah lainnya akan berebutan menggerogoti badan kita ini??? Lalu kenapa kita tidak mau diremehkan?? kalau sadar ini, kita akan banyak khusyuk. Siapapun yang menghina kita, tidak akan kita hirau. Kita terima saja sebagai ujian Tuhan..

4. Kita ini banyak dosa, kawan !!. Dosa kurang syukur, kurang ingat ALLAH, mementingkan pribadi, tidak melayani fakir miskin-yatim-anak telantar, berbohong, sombong, marah, dendam, iri, hasud, pamrih,dll… Buanyaaakkkk dosa yang mampir ke diri ini tiap waktu tiap hari. Nah, kalo nyadar itu, mestinya kita siap saja dan ikhlas bila ada orang meremehkan kita… Toh kita memang begitu.. Lagian, dengan perasaan ikhlas ketika ada orang menghina kita, mudah-mudahan dosa kita jadi berkurang.. Begitu teman !!

abi-di-joomla5. Nabi/Rasul setiap bertugas mengajak umat kepada kebenaran, selalu saja diremehkan. Ada yang dikejar-kejar, dilempari batu, ditimpuk kotoran untan, diperangi, bahkan ada yang dibunuh??? Begitu saja, Nabi/Rasul tidak membalas. Tidak mendendam. Nah, kalo kita mau meniru beliau-beliau itu, mestinya kita juga tidak dendam. Siap diremehkan. Siap dihina orang… Iya kaann??

6. Bahkan ALLAH YANG MAHA BESAR saja masih diremehkan oleh manusia. Buktinya, perintah dan larangannya yang ribuan di dalam kitab suci, berapa yang diperhatikan manusia??? paling cuma puluhan. Itu saja sudah merasa alim dan paling benar. Jadi ALLAH saja diremehkan manusia. Begitu saja, ALLAH masih mau memberi kenikmatan kepada manusia. Tidak membalasnya sekaligus di dunia..

Nah, kalau begitu ceritanya kawan,
AYO SIAP DIREMEHKAN. nanti kalau semua orang punya prinsip seperti ini, tidak akan ada lagi pertikaian, perang, dan pembunuhan. Setiap orang berjuang menahan dan mengusir rasa marah. Karena rasa marah itu timbul dari pengaruh setan di hati.  Jangan turut setan. Karena ia musuh kita semua. musuh umat manusia. Dengan menyadari itu, semua orang akan saling menyadari, menghormati dan memulyakan sesama saudara manusia. Aaamiin

About the Author

admin has written 44 stories on this site.

One Comment on “AYO SIAP DIREMEHKAN”

  • taufik wrote on 19 March, 2009, 9:47

    pada dasarnya kita memang harus banyak berbuat ihsan, tapi sebagai keseimbangan kita juga perlu ingat pesennya baginda Rosul : tolonglah orang yang dholim dan didholimi. siap diremehkan itu sikap yang kayak apa. perludiperjelas lagi. biar pembaca tidak malah menjadi muslim yang lemah.

Kirim komentar

Komentar anda mungkin menunggu moderasi. Tidak perlu mengirim ulang karena akan ditampilkan setelah dimoderasi. Kirim komentar sesuai topik dan tidak melanggar Terms of Use. Tampilkan foto dengan Gravatar

Copyright © 2010 GLORY ISLAMIC. All rights reserved. hak cipta dilindungi oleh undang-undang
Developed by Teamworks Creative | Tampil baik pada web browser Mozilla Firefox