Paus: Jangan Ada Darah di Tanah Yesus

mn_pope_1999_03Vatican City – Seperti banyak kepala negara lain, Paus Bendiktus XVI ikut mengomentari kondisi keamanan Timur Tengah pascaserangan Israel yang menewaskan ratusan warga Palestina. Ia menginginkan perdamaian di wilayah tanah suci bagi agama Kristen, Yahudi, dan Islam itu .

“Tanah tempat Yesus berasal tak boleh terus menyaksikan pertumpahan darah yang terus menerus terjadi,” ujarnya, di hadapan peziarah St Peter’s Square, seperti dilansir AP, Minggu (28/12).

Selain memohon dengan sangat untuk segera mengakhiri segala bentuk kekerasan terkutuk itu, Paus juga meminta diwujudkannya perdamaian dan genjatan senjata di sepanjang Jalur Gaza.

Lebih lanjut Paus kelahiran Jerman ini menyampaikan agar siapapun yang terlibat dalam kekejaman itu sebaiknya menunjukkan rasa kemanusiaan dan kearifan. Selain itu, lanjutnya, komunitas internasional sebaiknya mencoba membantu usaha perdamaian Israel dan Palestina.

Pesawat tempur Israel menjatuhkan bom dan rudal, Sabtu (27/12) di berbagai lokasi sepanjang Jalur Gaza. Menurut laporan terakhir, serangan itu menewaskan setidaknya 280 warga Palestina dan mencederai 600 lainnya.

Paus Benediktus dijadwalkan mengunjungi Tanah Suci Yerusalem pada Mei 2009. Kunjungan itu merupakan ziarah pertamanya ke teritori Israel dan Palestina, sejak pendahulunya, Paus Yohanes Paulus II mengunjunginya pada 2000.[inilah.com/ted]

About the Author

admin has written 44 stories on this site.

Kirim komentar

Komentar anda mungkin menunggu moderasi. Tidak perlu mengirim ulang karena akan ditampilkan setelah dimoderasi. Kirim komentar sesuai topik dan tidak melanggar Terms of Use. Tampilkan foto dengan Gravatar

Copyright © 2010 GLORY ISLAMIC. All rights reserved. hak cipta dilindungi oleh undang-undang
Developed by Teamworks Creative | Tampil baik pada web browser Mozilla Firefox